Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Budaya

Event Dan Promosi Seru Dari Lenovo Yang Dapat Kita Ikuti Dengan Bermodalkan Laptop

(Image Source: www.lenovo.com) Ada banyak cara yang sanggup dilakukan dalam melaksanakan sebuah promosi barang atau jasa. Seperti contohnya dengan mengadakan event yang secara tidak pribadi juga sanggup dipakai untuk mempromosikan produk tertentu. Bisa juga dengan melaksanakan acara sosial yang didukung dengan memakai kelebihan yang dimiliki oleh barang-barang tertentu. Lenovo sebagai salah satu perusahaan teknologi yang banyak memproduksi barang elektronik termasuk yang juga sering mengadakan event dan melaksanakan kegiatan promosi. Ada banyak kegiatan dari Lenovo yang sanggup kita ikut hanya dengan bermodalkan laptop saja. Berikut ini beberapa event dan kegiatan promosi seru yang pernah bahkan rutin dilakukan oleh Lenovo, khususnya di Indonesia. Turnamen E-Sports Lenovo merupakan salah satu produsen laptop yang juga pernah menjadi sponsor dalam penyelenggaraan turnamen E-Sports. Sponsorship Lenovo dalam hal ini secara tidak pribadi juga sanggup bermanfaat se...

Mengenal Batik Indonesia Lebih Dekat

(Batik Indonesia/ Dok. Pribadi) Batik Indonesia memang sudah ada semenjak dahulu kala. Diperkirakan, batik mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia semenjak zaman Kerajaan Majapahit kuno. Akan tetapi, secara umum teknik dan seni batik tersebar luas di Indonesia pada sekitar awal kurun ke-19. Pada kurun waktu tersebut hingga sekitar kurun ke-20, batik yang dihasilkan berupa batik tulis dengan motif yang masih sangat terbatas. Kini, corak batik pun semakin bermacam-macam seiring dengan perkembangan zaman. Tidak hanya dalam perkembangan corak, teknik batik pun mulai berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Ya, dikala ini selain batik tulis, ada dua teknik membatik lain, yaitu teknik batik cap dan printing. Kedua teknik batik ini dianggap sebagai teknik membatik yang efisien, tetapi secara estetika tidak dapat menyamai nilai seni dari batik tulis. Keunikan Batik Indonesia Tidak dapat dipungkiri, batik memang identik dengan Indonesia. Namun, bukan berarti n...

Meneguhkan Akar Budaya Yogya Lewat Dunia Maya

Aroma khas malam tiba-tiba menyapa hidung ketika saya memasuki pelataran rumah produksi batik “Rokechi” beberapa waktu yang lalu. Seakan-akan menyambut kedatangan saya, puluhan helai kain batik yang sedang dijemur pun ikut melambai-lambai di halaman samping rumah. “ Mangga pinarak , Mas,” sapa Suryanti—pemilik rumah produksi batik yang saya kunjungi itu—dengan ramah. Selepas mempersilakan duduk, perempuan yang dekat dipanggil Mbak Yanti ini pun mulai berkisah banyak hal perihal batik. Suryanti merupakan salah satu pembatik muda dari Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Konon, ia sudah bergelut dengan canting dan malam semenjak lulus dari SMK, sekitar tujuh tahun yang lalu. Saat itu, ia merasa prihatin terhadap minimnya generasi muda yang terjun di dunia produksi batik. Padahal pada masanya dulu, desa di ujung timur Yogyakarta ini merupakan desa yang nyaris semua wanitanya berprofesi sebagai pembatik. (Suryanti, pembatik muda dari Desa ...